Home » » Boeing 737-300 crash di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang

Boeing 737-300 crash di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang

Written By david on Senin, 15 April 2013 | 09.44.00

Pentak Lanud Tpi - 3/04/2013
Tower Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) menginformasikan bahwa pesawat jenis boing 737-300 yang membawa 127 orang termasuk awak dari Jakarta menuju Tanjungpinang mengalami mengalami engine trouble pada salah satu mesin , 15 menit menjelang landing di Bandara RHF, seketika itu juga suasana bandara berubah tegang.
Petugas Jaga langsung melapor ke Kadin PKP-PK guna tindakan penanggulangan. OSE Manager kemudian langsung melaksanakan siaga II di sekitar 100 meter dari run way line. Tim Pemadam Kebakaran Bandara RHF, dan personel Lanud Tanjungpinang serta beberapa pihak terkait seperti personel Wing II Tanjungpinang, Lanudal Tanjungpinang, Basarnas Tanjungpinang, Kepolisian dan tim kesehatan dari KKP Bandara RHF, RSUD dan PMI langsung disiagakan.
Akhirnya pukul 11.10 Wib pesawat tersebut landing dengan posisi oleng di Runway 04. Namun saat landing pesawat melenceng dari jalur run way sejauh 25 m dan mengeluarkan asap hingga pesawat terbakar.
Pemadam Kebakaran Bandara RHF, dan personel Lanud Tanjungpinang serta seluruh pihak terkait langsung menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api dan mengevakuasi para penumpang dari badan pesawat crash tersebut. Akhirnya api dapat di padamkan dan seluruh penumpang baik korban selamat, luka, dan meninggal dunia dapat segera dievakuasi untuk segera dilarikan ke RS terdekat. Dari data perusahan penerbangan diketahui jumlah korban selamat sebanyak 107 orang, 3 patah tulang, 10 luka ringan, 2 luka bakar dan 5 orang korban tewas.
Skenario diatas merupakan simulasi Latihan Penanggulangan Gawat Darurat (PGD) di Runway Bandara RHF, Rabu (3/4). Pelaksanaan simulasi tersebut disaksikan oleh Ka Bandara, Kadisops Lanud Tanjungpinang Mayor Lek Asep Supriatna, serta Pejabat Dinas Perhubungan, PT Angkasa Pura II dan pihak terkait lainnya.
Pihak Bandara RHF mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan system keamanan dan keselamatan dan untuk menguji Standar Operasi Prosedur dari Airport Emergency Plan (AEP) dan Airport Security Plan (ASP) dalam penaggulangan gawat darurat penerbangan.
Disamping itu , Kadisops Lanud Tpi yang mewakili Komandan Lanud Tanjungpinang Letkol Pnb M.J. Hanafie dalam menyaksikan latihan tersebut, mengatakan latihan PGD salah satunya untuk menguji kehandalan fasilitas petugas PKP-PK dan fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar unsur terkait dalam PGD. Simulasi PGD kali ini melibatkan secara keseluruhan peserta latihan 150 personel dari berbagai instansi, diantaranya 10 personil LanudTanjungpinang yang dikerahkan oleh Dinas Operasi Lanud Tanjungpinang untuk membantu mengevakuasi para korban.
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. PANGKALAN TNI-AU RAJA HAJI FISABILILLAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger