Home » , » Peringatan Ke-87 Hari Ibu dan Hari Bela Negara di Provinsi Kepulauan Riau

Peringatan Ke-87 Hari Ibu dan Hari Bela Negara di Provinsi Kepulauan Riau

Written By david on Kamis, 04 Februari 2016 | Februari 04, 2016

Pen Lanud Tpi 

Komandan Lanud Tanjungpinang Letkol Pnb Andy F. Picaulima saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ibu ke-87 dan Hari Bela Negara serta Hari Nusantara ke-16 tahun 2015 tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak Tanjungpinang Kepri, Senin (21/12).
Komandan Lanud Tanjungpinang Letkol Pnb Andy F. Picaulima dan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 13/D I Ny. Cornelia Picaulima menghadiri Peringatan Hari Ibu ke-87, Peringatan Hari Bela Negara dan Peringatan Hari Nusantara ke-16 tahun 2015 tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak Tanjungpinang Kepri, Senin (21/12).
Pejabat Gubernur Kepri Ir. Agung Mulyana, S, M.Sc selaku Inspektur Upacara dalam sambutannya mengatakan bahwa perempuan Indonesi telah banyak mencapai kemajuan. Partisipasinya di hampir semua profesi seperti di pemerintahan, parlemen, pengusaha, ilmuwan, militer/polisi dan telah menduduki jabatan-jabatan yang selama ini diduduki oleh kaum pria. Untuk itu Gubernur menghimbau khususnya kepada kaum perempuan Kepulauan Riau agar lebih meningkatkan perannya dalam membangun kehidupan masyarakat dengan memelihara keharmonisan dalam keluarga, silih asih, silih asuh dan silih asah, karena rumah kita adalah keluarga.
Bertepatan dengan Hari Bela Negara, Pejabat Gubernur Kepri Ir. Agung Mulyana, S, M.Sc menyerukan bahwa tugas Bela Negara bukan tanggung jawab TNI semata, tetapi melibatkan seluruh komponen masyarakat. Pemahaman ini akan berdampak bagi penguatan persatuan dan kesatuan Bangsa serta memastikan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap berdiri kokoh. Oleh karena itu menurutnya dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan teknogi, tetapi kualitas sikap mental dan perilaku cintah tanah air yang rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara.
Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini juga sekaligus memperingati Hari Nusantara ke -16. Pejabat Gubernur sebagai Irup menyapaikan Peringatan Hari Nusantara bertujuan untuk mengingatkan kembali serta mengubah mindset bangsa Indonesia mengenai ruang hidup dan ruang juang yang berimbang antara matra darat dan laut. Sesuai visi Presiden Joko Widodo mengenai Indonesia sebagai poros maritime dunia yang bersatu, sejahtera dan berwibawa. Bertolak dari Deklarasi Perdana Menteri Juanda Karawijaya tanggal 13 Desember 1957 yang secara nyata menyampaikan bahwa laut Indonesia adalah perairan diantara dan di dalam Kepulauan Indonesia. Artinya adalah tidak ada lagi laut bebas di antara pulau-pulau di Indonesia. Perjuangan untuk kepentingan nasional ini berujung pada pengakuan Indonesia sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia (The Biggest Archipelagic State). Dengan menjadikan Indonesia sebagai poros maritime dunia, maka menurut Pj. Gubernur Indoneisa harus menegakkan kedaulatan ekonomi maupun kedaulatan wilayah NKRI.
Pada Upacara Peringatan Ke-87 Hari Ibu dan Hari Bela Negara serta Hari Nusantara ke-16 tersebut, di isi dengan pembacaan Ikrar Bela Negara dan Sejarah Singkat Hari Ibu (dibacakan oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 13/D I Ny. Cornelia Picaulima ) serta pembacaan Drklarasi Juanda. Para peserta upacara terdiri dari TNI (AD, AL dan AU), POLRI, PNS, FKPPI, Kader Bela Negara, Menwa dan Pramuka serta dihadiri oleh para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, pejabat pemerintahan, Ibu-ibu PKK, Ibu Persit KCK, Ibu-Ibu Jalasenastri, Ibu-Ibu PIA Ardhya Garini, Ibu-Ibu Bhyangkari dan organisasi-organisasi wanita Lainnya.
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. PANGKALAN TNI-AU RAJA HAJI FISABILILLAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger