Home » » Kekuatan Udara Penting Dikelola Oleh Seluruh Komponen Bangsa

Kekuatan Udara Penting Dikelola Oleh Seluruh Komponen Bangsa

Written By david on Sabtu, 06 Agustus 2016 | 04.15.00



Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I
(Pangkoopsau I ) Marsda TNI Yuyu Sutisna saat
membacakan Sambutan Kasau  Marsekal TNI
Agus Supriatna pada HUT KNPI ke  43 di Batam
 Kepulauan Riau
Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Pangkoopsau I ) Marsda TNI Yuyu Sutisna hadir sebagai nara sumber pada acara Dialog Pemuda Indonesia-Malaysia (Dialog Malindo). Acara tersebut bertepatan dengan HUT ke 43 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Hotel Goodway Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (6/8).  

Pangkaoopsau I hadir mewakili Kepala Sataf Angkatan Udara (Kasau)  Marsekal TNI Agus Supriatna yang berhalangan memenuhi undangan Dewan Kepengurusan KNPI.  
Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I 
(Pangkoopsau I ) Marsda TNI Yuyu Sutisna 
sebagai nara sumber  acara Dialog Pemuda
 Indonesia-Malaysia (Dialog Malindo)  pada 
HUT ke -43 KNPI di Batam, Kepualauan Riau.
Kasau dalam  sambutannya yang dibacakan oleh Pangkoopsau I menyampaikan bahwa aspek pertahanan keamanan adalah faktor penting dalam menjamin kelangsungan hidup suatu Negara. Indonesia sebagai kepualau terbesar di dunia, 1/3 daratan dan 2/3 lautan.  Namun perlu dipahami bahwa semua luas wilayah Indonesia 3/3 adalah udara.  Sehingga kekuatan udara menjadi hal penting untuk dikelola bersama oleh seluruh komponen bangsa, agar mampu mengontrol ruang udara nasionalnya.

Sejalan dengan program pemerintah dalam Nawa Cita salah satunya menjadikan Negara Indonesia sebagai poros maritime dunia. Untuk mewujudkannya  Kasau menyampaikan perlu adanya kekuatan udara yang kapabel dengan sinergi dalam multi-domain intergration, dan pengawakan organisasi yang mampu menghadapi ancaman baik cyber war dan space war.

Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I 
(Pangkoopsau I ) Marsda TNI Yuyu Sutisna 
menerima cendera mata dari Ketuan Umum KNPI 
M. Rifai Darus, S.H. usai sebagai  nara sumber 
acara Dialog Pemuda Indonesia-Malaysia 
(Dialog Malindo) pada HUT ke -43 KNPI 
di Batam, Kepualauan Riau.
Mengenai  hubungan Indonesia - Malaysia, menurut Kasau pasang surut hubungan bilateral Indonesia-Malaysia telah menyadarkan kedua bangsa tentang pentingnya kedamaian dan keharmonisan.  Fenomena hubungan Negara bertetangga dipengaruhi pandagan superiority dengan melakukan praktik neokolonialisme menggunakan terknologi informasi dan komunikasi. Untuk itu Kasau menekankan kerjasama Negara serumpun perlu dibina agar tidak terpengaruh oleh kepentingan suatu Negara yang ingin memecah persatuan,
Danlanud Tanjungpinang Kolonel Png Ign. Wahyu Anggono,
S.E., M.M. dan Kadispora Kepri Doli Boniara turut hadir
pada acara Dialog Pemuda Indonesia-Malaysia 
(Dialog Malindo) pada HUT ke -43 KNPI 
di Batam, Kepualauan Riau.
dan meningkatkan soliditas, kerujasama serta diplomasi.

Menurut   Kasau, TNI AU dengan TUDM terus meningatkan hubungan melalui jalinan kerjasama antar angkatan udara baik dalam bentuk kunjungaan, koordinasi, operasi dan latihan bersama, pertukaran perwira, pendidikan  serta olah raga persahabatan maupun penempatan Atase Pertahanan.

Usai membacakan sambutan Kasau, Pangkoopsau I menjadi nara sumber pada acara dialog bertemakan   “Padamu Negeri KNPI Berbakti  tersebut. Pertanyaan datang dari berbagai perwakian KNPI daerah, diantaranya wakil Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Banga Belitung dan Kepulauan Riau.

Acara dihadiri Komandan Lanud Tanjungpinang Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, S.E., M.M.,  Ketua Umum KNPI M.Rifai Darus, S.H. dan Sekjen MBM Ahmad Safaruddin Yusuf Setia Usaha Agung (Malaysia), Kadispora Kepri, serta Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM).*




Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. PANGKALAN TNI-AU RAJA HAJI FISABILILLAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger