Home » » Jam Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah: Tindak Tegas Pelaku KDRT dan Bijak Menggunakan Media Sosial

Jam Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah: Tindak Tegas Pelaku KDRT dan Bijak Menggunakan Media Sosial

Written By david on Selasa, 17 Januari 2017 | 00.23.00

Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, S.E., M.M.
Semakin komplek dan meningkatnya beban hidup saat ini telah memunculkan persoalan- persoalan dalam rumah tangga. Bahkan di semua lini baik di tengah-tengah masyarakat maupun dilingkungan TNI dan PNS TNI tidak sedikit  yang kena dampaknya hingga mengalami problem rumah tangga. Ketidak mampuan menghadapi masalah rumah tangga dapat berujung sampai pada Tindakan Kekerasan Dalam Rumahtangga (KDRT).

Kondisi tersebut di atas telah mendorong Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) melaksanakan Jam Komandan berupa Ceramah yang disampaikan langsung oleh Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah  Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, S.E., M.M., kepada seluruh anggota beserta istri yang dilaksankan di Gedung Dirgantara Lanud RHF, Selasa (17/I).

Danlanud RHF menyampaikan bahwa tindakan KDRT di lingkungan TNI khususnya TNI AU yang dilakukan oknum prajurit dan PNS TNI lebih banyak disebabkan beberapa hal di antaranya ekonomi, ego suami isteri, kepercayaan suami isteri, pengaruh narkotika, wanita idaman lain, pria idaman lain dan campur tangan pihak ketiga, serta permasalahan lainnya yang bisa memicu timbulnya KDRT tersebut. Untuk itu Komandan mengajak dan mere-fresh kembali apa yang menjadi tujuan ketika sepakat untuk membina keluarga dan menjadi Prajurit. “Pasangan yang menikah pastilah saling mencintai, miliki perencanaan tetang masa depan serta komitmen. Orang hidup harus jujur dan kembali ke hakiki tujuan rumah tangga.  Saya mengajak para prajurit beserta istri untuk kembali mengingat akan komitmen berdua tentang perkawinan. Lalu tumbuhkan keyakinan bahwa perkawinan yang sehat adalah dilandasi oleh rasa saling empati. Apabila solusi ini berhasil dilakukan, maka akan terwujudlah keluarga harmonis yang diidamkan oleh setiap anggota keluarga. Sehingga diharapkan tidak akan terjadi KDRT” demikian Danlanud RHF menjelaskan.

Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah menekankan tidak ada tindakan KDRT baik yang dilakukan oleh prajurit maupun PNS Lanud Raja Haji Fisabilillah. Danlanud akan menindak tegas anggota yang melakukan hal tersebut serta diharapkan para Ka Satker dan  perwira tidak menutup-nutupi anggotanya apabila ada yang melakukan tindakan KDRT tersebut.  
Disamping masalah KDRT, Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah  Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, S.E., M.M., menyoroti masalah penggunaan media sosial (Medsos). Dikatakan hal yang menjadi tantangan era sekarang ini salah satunya adalah semakin masifnya penggunaan media social. Penyebaran informasi dan berita-berita bohong (hoax) melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan, membahayakan persatuan dan kesatuan, kebhinekaan dan munculnya radikalisme.

Sesuai penekanan pimpinan komando atas,  Guna membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan menyebar berita bohong (hoax) tersebut agar jangan mudah percaya terhadap berita bohong tersebut, tetapi percayalah kepada komandan satuan kalian. Prajurit dan PNS Lanud RHF harus cerdas, pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat.

Danlanud beserta Ketua PIA Ardhiya Garini Cab. 13 /D I Ny. Imelda Maries Wahyu Anggono  menekankan khususnya kepada ibu-ibu agar cerdas dan pandai dalam menggunaan media  sosial. Jangan semua di umbar di media social, apalagi yang sifatnya fitnah, kata-kata yang tidak sopan, sindiran- sindiran yang melukai perasaan orang lain dan lain sebagainya. Sebab apabila hal tersebut dilakukan maka pihak yang merasa dirugikan dapat melaporkan kepada pihak yang berwajib dan dikenakan hukuman sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Selain Danlanud,  pembicara selanjutnya adalah  Kapten Kal Edang W. Ramdani Kasi Kal Lanud RHF dengan materi  tentang manajemen keluarga yang disampaikan oleh. Disampaikan bahwa  pengelolaan keuangan dalam suatu keluarga terlihat sangatlah sederhana, namun ternyata banyak yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaannya. Hal ini bukan hanya terjadi pasangan keluarga yang memiliki penghasilan pas-pasan, tapi juga terjadi pada keluarga yang memiliki penghasilan yang jauh memadai. Semua yang terjadi karena ketidakmampuan keluarga tersebut dalam mengelola keuangan secara efektif.

Guna menghindari masalah dalam pengelolaan keuangan keluarga, Kapten Edang menyampaikan beberapa tips prinsip dalam mengatur keuangan diantaranya belanja tidak melebihi penghasilan, hindari hutang bersifat konsumtif, hidup sederhana, mengatur pengeluaran, mengutamakan menabung, segera membayar hutang dan saling mengerti kemampuan pasangan.


Acara jam Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah dihadiri oleh Ketua PIA Ardhiya Garini Cab. 13 /D I Ny. Imelda Maries Wahyu Anggono, para Kadis, seluruh prajurit/ PNS beserta istri dan Pengurus PIA Ardhya Garini.*

Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. PANGKALAN TNI-AU RAJA HAJI FISABILILLAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger