Home » » Hadapi Isu-Isu Internasional, Kasau Ajak Seluruh Prajurit untuk Reaktif Namun Adaptif

Hadapi Isu-Isu Internasional, Kasau Ajak Seluruh Prajurit untuk Reaktif Namun Adaptif

Written By david on Monday, February 17, 2020 | February 17, 2020




Perkembangan lingkungan global dewasa ini menunjukkan terjadinya berbagai konflik serta permasalahan krusial seperti serangan Swarm-Drone yang menyerang kilang minyak Arab Saudi, eksekusi Amerika terhadap petinggi militer Iran dengan memanfaatkan teknologi Drone, hingga merebaknya Novel Corona Virus yang ditetapkan Darurat Kesehatan Global oleh WHO. Maka dari itu TNI Angkatan Udara sebagai garda terdepan bangsa Indonesia harus mampu melihat permasalahan tersebut dari berbagai sudut pandang pertahanan serta menyiapkan skenario terburuk yang mungkin timbul.

Menyikapi hal tersebut Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E. M.M., memberikan perhatian utama dunia dalam beberapa dekade terakhir yang meliputi Isu Global Warming yang menyebabkan climate change sehingga bencana alam rentan terjadi, serta isu perkembangan teknologi yang disruptif mana kala organisasi tidak mampu memanfaatkan teknologi dengan tepat.

“Menghadapi era yang semakin unpredictable, kita harus mampu mengambil keputusan dengan cepat, memberi respon yang akurat, serta bertindak dengan tepat, hal tersebut tidak akan tercapai jika kita masih berpikir business-as-usual sehingga terjebak dalam rutinitas yang biasa,” tutur Kasau dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Personel Lanud Raja Haji Fisabilillah pada Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Upacara Mako Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Senin (17/2).

Selanjutnya Kasau mengajak kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara untuk reaktif terhadap semua perubahan tersebut namun tetap bersikap adaptif. “TNI Angkatan Udara tidak menuntut banyak, melainkan kesungguhan seluruh personel terhadap apa yang sudah menjadi tugas masing-masing, maka pelajarilah setiap tugas dan tanggung jawab kalian dengan seksama, temukan celah-celah yang menjadi kekurangan, lakukan inovasi untuk menutup celah tersebut dan lakukan upaya terbaik demi tercapainya tujuan TNI Angkatan Udara,” tegas Kasau.

Selain itu, Kasau juga menjelaskan bahwa Tahun ini Markas Besar TNI Angkatan Udara telah menandatangani sedikitnya 600 kontrak dengan nilai 5 Triliun Rupiah untuk memenuhi kesiapan Alutsista, sarana prasarana, serta pembangunan fasilitas pada usul pesanan barang dan jasa tahun 2020 dan mengajak seluruh personel mengawal program kerja dan anggaran tersebut.

“Kalian adalah asset utama dan paling berharga yang dimiliki TNI AU, untuk itu bekerjalah secara professional sesuai tugas keahliannya, militant tanpa pamrih, dan inovatif dalam menghadapi segala tantangan tugas yang semakin berat, yakinlah dengan bekerja ikhlas, cerdas, dan keras, pengabdian kalian akan mendapatkan balasan yang terbaik dari Tuhan Yang Maha Kuasa” ungkap Kasau.

Turut hadir dalam upacara tersebut Kepala Dinas Operasi, Kepala Dinas Logistik, Dansatpom, serta seluruh personel jajaran Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.








Share this article :

0 comments :

Post a Comment

 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. PANGKALAN TNI-AU RAJA HAJI FISABILILLAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger